Desa - sepayungDalam Angka

Desa Sepayung Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Sepayung - Kecamatan Plampang - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Sepayung

Profil Desa Sepayung

Nama Desa/Kel SEPAYUNG
Kode Desa 5204130010
Kecamatan Plampang
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7733910, 117.8273370
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,257
Website https://desa-sepayung.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
4,257
Laki-laki
2,160
Perempuan
2,097
Sex Ratio
103.00
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 137 | Produktif: 3,460 | Lansia: 660

Pendidikan:
Rendah: 1,588 | Menengah: 2,247 | Tinggi: 406

Pekerjaan:
Petani: 2,146 | Nelayan: 0 | Buruh: 1
Karyawan: 44 | Pedagang: 7 | Wiraswasta: 21
PNS: 20 | Belum Bekerja: 928

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,257 jiwa, terdiri dari 2,160 laki-laki dan 2,097 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 103.00. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 3.2%, produktif 81.3%, dan lansia 15.5%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 15.5% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (53.0%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (95.8%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (95.8%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.