Desa - senawangDalam Angka

Desa Senawang Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Senawang - Kecamatan Orong Telu - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Senawang

Profil Desa Senawang

Nama Desa/Kel SENAWANG
Kode Desa 5204280001
Kecamatan Orong Telu
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.8018580, 117.2266590
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,449
Website https://desa-senawang.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
1,449
Laki-laki
731
Perempuan
718
Sex Ratio
101.81
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 40 | Produktif: 1,184 | Lansia: 225

Pendidikan:
Rendah: 509 | Menengah: 818 | Tinggi: 118

Pekerjaan:
Petani: 716 | Nelayan: 0 | Buruh: 1
Karyawan: 14 | Pedagang: 1 | Wiraswasta: 14
PNS: 11 | Belum Bekerja: 294

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,449 jiwa, terdiri dari 731 laki-laki dan 718 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 101.81. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.8%, produktif 81.7%, dan lansia 15.5%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 15.5% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (56.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (94.6%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (94.6%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.