Desa - selanteDalam Angka

Desa Selante Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Selante - Kecamatan Plampang - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Selante

Profil Desa Selante

Nama Desa/Kel SELANTE
Kode Desa 5204130018
Kecamatan Plampang
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.8103190, 117.7701480
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,107
Website https://desa-selanteh.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
2,107
Laki-laki
1,049
Perempuan
1,058
Sex Ratio
99.15
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 52 | Produktif: 1,672 | Lansia: 383

Pendidikan:
Rendah: 694 | Menengah: 968 | Tinggi: 395

Pekerjaan:
Petani: 980 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 75 | Pedagang: 8 | Wiraswasta: 5
PNS: 43 | Belum Bekerja: 421

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,107 jiwa, terdiri dari 1,049 laki-laki dan 1,058 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 99.15. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.5%, produktif 79.4%, dan lansia 18.2%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 18.2% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (47.1%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (88.2%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (88.2%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.