Desa - samapuinDalam Angka

Kelurahan Samapuin Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman KELURAHAN Samapuin - Kecamatan Sumbawa - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Kelurahan Samapuin

Profil Kelurahan Samapuin

Nama Desa/Kel SAMAPUIN
Kode Desa 5204081001
Kecamatan Sumbawa
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5074960, 117.4224700
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,670
Website https://kel-samapuin.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
4,670
Laki-laki
2,311
Perempuan
2,359
Sex Ratio
97.97
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 464 | Produktif: 3,230 | Lansia: 381

Pendidikan:
Rendah: 1,552 | Menengah: 1,397 | Tinggi: 1,358

Pekerjaan:
Petani: 413 | Nelayan: 1 | Buruh: 40
Karyawan: 380 | Pedagang: 72 | Wiraswasta: 429
PNS: 197 | Belum Bekerja: 1,222

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah kelurahan, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,670 jiwa, terdiri dari 2,311 laki-laki dan 2,359 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 97.97. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 12.7%, (data penduduk belum terupdate), remaja 9.9%, produktif 69.2%, dan lansia 8.2%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 20.9% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan rendah (36.0%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor non-pertanian (73.0%). Struktur ekonomi didominasi sektor non-pertanian (73.0%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.