Desa - pungkitDalam Angka

Desa Pungkit Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Pungkit - Kecamatan Moyo Utara - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Pungkit

Profil Desa Pungkit

Nama Desa/Kel PUNGKIT
Kode Desa 5204232004
Kecamatan Moyo Utara
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4902260, 117.4257920
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,585
Website https://desa-pungkit.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
1,585
Laki-laki
820
Perempuan
765
Sex Ratio
107.19
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 54 | Produktif: 1,193 | Lansia: 338

Pendidikan:
Rendah: 554 | Menengah: 736 | Tinggi: 255

Pekerjaan:
Petani: 608 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 32 | Pedagang: 2 | Wiraswasta: 11
PNS: 35 | Belum Bekerja: 357

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,585 jiwa, terdiri dari 820 laki-laki dan 765 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 107.19. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 3.4%, produktif 75.3%, dan lansia 21.3%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 21.3% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (47.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (88.4%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (88.4%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.