Desa - plampangDalam Angka

Desa Plampang Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Plampang - Kecamatan Plampang - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Plampang

Profil Desa Plampang

Nama Desa/Kel PLAMPANG
Kode Desa 5204130009
Kecamatan Plampang
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,813
Website https://desa-plampang.sumbawakab.go.id
Ringkasan Kependudukan
Total
4,813
Laki-laki
2,369
Perempuan
2,444
Sex Ratio
96.93
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 123 | Produktif: 3,891 | Lansia: 799

Pendidikan:
Rendah: 1,489 | Menengah: 2,141 | Tinggi: 1,027

Pekerjaan:
Petani: 1,771 | Nelayan: 0 | Buruh: 13
Karyawan: 132 | Pedagang: 83 | Wiraswasta: 53
PNS: 114 | Belum Bekerja: 1,198

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,813 jiwa, terdiri dari 2,369 laki-laki dan 2,444 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 96.93. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.6%, produktif 80.8%, dan lansia 16.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 16.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (46.0%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (81.8%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (81.8%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.