Desa - pekatDalam Angka

Kelurahan Pekat Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman KELURAHAN Pekat - Kecamatan Sumbawa - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Kelurahan Pekat

Profil Kelurahan Pekat

Nama Desa/Kel PEKAT
Kode Desa 5204081003
Kecamatan Sumbawa
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5059260, 117.4275150
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 5,667
Website https://kel-pekat.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
5,667
Laki-laki
2,853
Perempuan
2,814
Sex Ratio
101.39
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 497 | Produktif: 3,838 | Lansia: 608

Pendidikan:
Rendah: 2,029 | Menengah: 1,728 | Tinggi: 1,562

Pekerjaan:
Petani: 162 | Nelayan: 5 | Buruh: 135
Karyawan: 398 | Pedagang: 290 | Wiraswasta: 559
PNS: 209 | Belum Bekerja: 1,474

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah kelurahan, jumlah penduduk tercatat sebanyak 5,667 jiwa, terdiri dari 2,853 laki-laki dan 2,814 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 101.39. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 12.8%, (data penduduk belum terupdate), remaja 8.8%, produktif 67.7%, dan lansia 10.7%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 23.5% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan rendah (38.1%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor non-pertanian (90.5%). Struktur ekonomi didominasi sektor non-pertanian (90.5%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.