Desa - orong bawaDalam Angka

Desa Orong Bawa Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Orong Bawa - Kecamatan Utan - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Orong Bawa

Profil Desa Orong Bawa

Nama Desa/Kel ORONG BAWA
Kode Desa 5204060005
Kecamatan Utan
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,744
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
1,744
Laki-laki
824
Perempuan
920
Sex Ratio
89.57
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 70 | Produktif: 1,305 | Lansia: 369

Pendidikan:
Rendah: 422 | Menengah: 736 | Tinggi: 532

Pekerjaan:
Petani: 488 | Nelayan: 1 | Buruh: 1
Karyawan: 94 | Pedagang: 5 | Wiraswasta: 17
PNS: 50 | Belum Bekerja: 572

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,744 jiwa, terdiri dari 824 laki-laki dan 920 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 89.57. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 4.0%, produktif 74.8%, dan lansia 21.2%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 21.2% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (43.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (74.5%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (74.5%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.