Desa - mapin baruDalam Angka

Desa Mapin Baru Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Mapin Baru - Kecamatan Alas Barat - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Mapin Baru

Profil Desa Mapin Baru

Nama Desa/Kel MAPIN BARU
Kode Desa 5204170005
Kecamatan Alas Barat
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5410381, 116.9409879
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 714
Website https://mapinberu.digitaldesa.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
714
Laki-laki
330
Perempuan
384
Sex Ratio
85.94
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 32 | Produktif: 556 | Lansia: 126

Pendidikan:
Rendah: 202 | Menengah: 441 | Tinggi: 62

Pekerjaan:
Petani: 344 | Nelayan: 0 | Buruh: 1
Karyawan: 14 | Pedagang: 2 | Wiraswasta: 4
PNS: 2 | Belum Bekerja: 172

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 714 jiwa, terdiri dari 330 laki-laki dan 384 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 85.94. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 4.5%, produktif 77.9%, dan lansia 17.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 17.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (62.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (93.7%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (93.7%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.