Desa - labuhan sangoroDalam Angka

Desa Labuhan Sangoro Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Labuhan Sangoro - Kecamatan Maronge - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Labuhan Sangoro

Profil Desa Labuhan Sangoro

Nama Desa/Kel LABUHAN SANGORO
Kode Desa 5204240004
Kecamatan Maronge
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6166818, 117.7514478
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,733
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
1,733
Laki-laki
890
Perempuan
843
Sex Ratio
105.58
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 26 | Produktif: 1,464 | Lansia: 243

Pendidikan:
Rendah: 555 | Menengah: 1,055 | Tinggi: 117

Pekerjaan:
Petani: 61 | Nelayan: 439 | Buruh: 234
Karyawan: 9 | Pedagang: 10 | Wiraswasta: 39
PNS: 9 | Belum Bekerja: 515

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,733 jiwa, terdiri dari 890 laki-laki dan 843 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 105.58. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 1.5%, produktif 84.5%, dan lansia 14.0%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 14.0% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (61.1%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (62.4%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (62.4%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.