Desa - labuhan bontongDalam Angka

Desa Labuhan Bontong Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Labuhan Bontong - Kecamatan Tarano - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Labuhan Bontong

Profil Desa Labuhan Bontong

Nama Desa/Kel LABUHAN BONTONG
Kode Desa 5204250004
Kecamatan Tarano
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,291
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
2,291
Laki-laki
1,146
Perempuan
1,145
Sex Ratio
100.09
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 66 | Produktif: 1,894 | Lansia: 331

Pendidikan:
Rendah: 706 | Menengah: 1,049 | Tinggi: 489

Pekerjaan:
Petani: 500 | Nelayan: 96 | Buruh: 118
Karyawan: 68 | Pedagang: 1 | Wiraswasta: 20
PNS: 33 | Belum Bekerja: 672

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,291 jiwa, terdiri dari 1,146 laki-laki dan 1,145 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 100.09. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.9%, produktif 82.7%, dan lansia 14.4%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 14.4% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (46.7%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (71.3%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (71.3%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.