Desa - karang dimaDalam Angka

Desa Karang Dima Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Karang Dima - Kecamatan Labuhan Badas - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Karang Dima

Profil Desa Karang Dima

Nama Desa/Kel KARANG DIMA
Kode Desa 5204182002
Kecamatan Labuhan Badas
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4730332, 117.3749567
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 7,648
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
7,648
Laki-laki
3,844
Perempuan
3,804
Sex Ratio
101.05
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 321 | Produktif: 6,367 | Lansia: 960

Pendidikan:
Rendah: 2,581 | Menengah: 3,259 | Tinggi: 1,642

Pekerjaan:
Petani: 978 | Nelayan: 59 | Buruh: 204
Karyawan: 358 | Pedagang: 73 | Wiraswasta: 524
PNS: 196 | Belum Bekerja: 2,220

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 7,648 jiwa, terdiri dari 3,844 laki-laki dan 3,804 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 101.05. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 4.2%, produktif 83.3%, dan lansia 12.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 12.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (43.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor non-pertanian (56.6%). Struktur ekonomi didominasi sektor non-pertanian (56.6%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.