Desa - jotangDalam Angka

Desa Jotang Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Jotang - Kecamatan Empang - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Jotang

Profil Desa Jotang

Nama Desa/Kel JOTANG
Kode Desa 5204140003
Kecamatan Empang
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7696660, 118.0099020
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,883
Website https://desa-jotang.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
3,883
Laki-laki
1,967
Perempuan
1,916
Sex Ratio
102.66
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 60 | Produktif: 3,023 | Lansia: 800

Pendidikan:
Rendah: 1,281 | Menengah: 1,785 | Tinggi: 734

Pekerjaan:
Petani: 1,615 | Nelayan: 0 | Buruh: 3
Karyawan: 72 | Pedagang: 6 | Wiraswasta: 14
PNS: 45 | Belum Bekerja: 1,090

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,883 jiwa, terdiri dari 1,967 laki-laki dan 1,916 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 102.66. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 1.5%, produktif 77.9%, dan lansia 20.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 20.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (47.0%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (92.0%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (92.0%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.