Desa - jorokDalam Angka

Desa Jorok Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Jorok - Kecamatan Unter Iwes - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Jorok

Profil Desa Jorok

Nama Desa/Kel JOROK
Kode Desa 5204222004
Kecamatan Unter Iwes
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5190010, 117.4174080
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,385
Website https://jorok.desasmart.online/
Ringkasan Kependudukan
Total
1,385
Laki-laki
707
Perempuan
678
Sex Ratio
104.28
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 57 | Produktif: 1,054 | Lansia: 274

Pendidikan:
Rendah: 314 | Menengah: 749 | Tinggi: 285

Pekerjaan:
Petani: 343 | Nelayan: 0 | Buruh: 5
Karyawan: 76 | Pedagang: 6 | Wiraswasta: 26
PNS: 25 | Belum Bekerja: 332

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,385 jiwa, terdiri dari 707 laki-laki dan 678 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 104.28. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 4.1%, produktif 76.1%, dan lansia 19.8%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 19.8% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (55.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (71.3%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (71.3%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.