Desa - uma simaDalam Angka

Kelurahan Uma Sima Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman KELURAHAN Uma Sima - Kecamatan Sumbawa - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Kelurahan Uma Sima

Profil Kelurahan Uma Sima

Nama Desa/Kel UMA SIMA
Kode Desa 5204081008
Kecamatan Sumbawa
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4938790, 117.4239830
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 6,657
Website https://kel-umasima.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
6,657
Laki-laki
3,349
Perempuan
3,308
Sex Ratio
101.24
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 636 | Produktif: 4,611 | Lansia: 576

Pendidikan:
Rendah: 2,303 | Menengah: 1,746 | Tinggi: 2,083

Pekerjaan:
Petani: 133 | Nelayan: 1 | Buruh: 145
Karyawan: 614 | Pedagang: 239 | Wiraswasta: 568
PNS: 235 | Belum Bekerja: 1,709

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah kelurahan, jumlah penduduk tercatat sebanyak 6,657 jiwa, terdiri dari 3,349 laki-laki dan 3,308 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 101.24. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 12.5%, (data penduduk belum terupdate), remaja 9.6%, produktif 69.3%, dan lansia 8.7%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 21.2% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan rendah (37.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor non-pertanian (93.1%). Struktur ekonomi didominasi sektor non-pertanian (93.1%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.