Desa - pelatDalam Angka

Desa Pelat Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Pelat - Kecamatan Unter Iwes - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Pelat

Profil Desa Pelat

Nama Desa/Kel PELAT
Kode Desa 5204222001
Kecamatan Unter Iwes
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5457136, 117.3690827
Kode Pos 84371
Alamat Kantor Jl. Pendidikan No.01
Telepon 12345678910
Email desapelat@gmail.com
Kepala Desa/Lurah NURDIN
Jumlah Penduduk 5,035
Website https://desa-pelat.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
5,035
Laki-laki
2,563
Perempuan
2,472
Sex Ratio
103.68
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 117 | Produktif: 3,890 | Lansia: 999

Pendidikan:
Rendah: 1,409 | Menengah: 3,222 | Tinggi: 381

Pekerjaan:
Petani: 2,626 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 47 | Pedagang: 2 | Wiraswasta: 26
PNS: 30 | Belum Bekerja: 1,164

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 5,035 jiwa, terdiri dari 2,563 laki-laki dan 2,472 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 103.68. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.6%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.3%, produktif 77.3%, dan lansia 19.8%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 20.4% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (64.3%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (96.2%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (96.2%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.