Desa - ongkoDalam Angka

Desa Ongko Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Ongko - Kecamatan Empang - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Ongko

Profil Desa Ongko

Nama Desa/Kel ONGKO
Kode Desa 5204140005
Kecamatan Empang
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7401310, 118.0439990
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,498
Website https://desa-ongko.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
2,498
Laki-laki
1,347
Perempuan
1,151
Sex Ratio
117.03
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 54 | Produktif: 1,903 | Lansia: 540

Pendidikan:
Rendah: 648 | Menengah: 1,422 | Tinggi: 391

Pekerjaan:
Petani: 1,028 | Nelayan: 0 | Buruh: 4
Karyawan: 46 | Pedagang: 1 | Wiraswasta: 22
PNS: 43 | Belum Bekerja: 625

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,498 jiwa, terdiri dari 1,347 laki-laki dan 1,151 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 117.03. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.2%, produktif 76.2%, dan lansia 21.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 21.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (57.8%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (89.9%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (89.9%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.