Desa - motongDalam Angka

Desa Motong Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Motong - Kecamatan Utan - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Motong

Profil Desa Motong

Nama Desa/Kel MOTONG
Kode Desa 5204060004
Kecamatan Utan
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 6,292
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
6,292
Laki-laki
2,972
Perempuan
3,320
Sex Ratio
89.52
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 244 | Produktif: 4,929 | Lansia: 1,119

Pendidikan:
Rendah: 2,011 | Menengah: 3,148 | Tinggi: 1,026

Pekerjaan:
Petani: 1,672 | Nelayan: 1 | Buruh: 35
Karyawan: 74 | Pedagang: 105 | Wiraswasta: 283
PNS: 87 | Belum Bekerja: 1,987

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 6,292 jiwa, terdiri dari 2,972 laki-laki dan 3,320 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 89.52. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 3.9%, produktif 78.3%, dan lansia 17.8%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 17.8% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (50.9%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (74.1%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (74.1%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.