Desa - marongeDalam Angka

Desa Maronge Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Maronge - Kecamatan Maronge - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Maronge

Profil Desa Maronge

Nama Desa/Kel MARONGE
Kode Desa 5204240002
Kecamatan Maronge
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6704023, 117.7068916
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,711
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
4,711
Laki-laki
2,368
Perempuan
2,343
Sex Ratio
101.07
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 111 | Produktif: 3,769 | Lansia: 831

Pendidikan:
Rendah: 1,308 | Menengah: 2,577 | Tinggi: 748

Pekerjaan:
Petani: 2,224 | Nelayan: 11 | Buruh: 17
Karyawan: 75 | Pedagang: 8 | Wiraswasta: 121
PNS: 67 | Belum Bekerja: 1,095

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,711 jiwa, terdiri dari 2,368 laki-laki dan 2,343 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 101.07. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.4%, produktif 80.0%, dan lansia 17.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 17.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (55.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (88.6%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (88.6%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.