Desa - lopokDalam Angka

Desa Lopok Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Lopok - Kecamatan Lopok - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Lopok

Profil Desa Lopok

Nama Desa/Kel LOPOK
Kode Desa 5204260003
Kecamatan Lopok
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5969900, 117.5409000
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,085
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
4,085
Laki-laki
2,010
Perempuan
2,075
Sex Ratio
96.87
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 127 | Produktif: 3,240 | Lansia: 718

Pendidikan:
Rendah: 1,098 | Menengah: 2,095 | Tinggi: 787

Pekerjaan:
Petani: 1,455 | Nelayan: 0 | Buruh: 37
Karyawan: 130 | Pedagang: 26 | Wiraswasta: 36
PNS: 97 | Belum Bekerja: 948

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,085 jiwa, terdiri dari 2,010 laki-laki dan 2,075 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 96.87. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 3.1%, produktif 79.3%, dan lansia 17.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 17.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (52.6%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (81.7%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (81.7%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.