Desa - lekongDalam Angka

Desa Lekong Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Lekong - Kecamatan Alas Barat - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Lekong

Profil Desa Lekong

Nama Desa/Kel LEKONG
Kode Desa 5204170004
Kecamatan Alas Barat
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5429191, 116.9676527
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,636
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
3,636
Laki-laki
1,975
Perempuan
1,661
Sex Ratio
118.90
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 63 | Produktif: 2,933 | Lansia: 640

Pendidikan:
Rendah: 842 | Menengah: 2,245 | Tinggi: 514

Pekerjaan:
Petani: 1,981 | Nelayan: 2 | Buruh: 46
Karyawan: 26 | Pedagang: 20 | Wiraswasta: 27
PNS: 18 | Belum Bekerja: 697

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,636 jiwa, terdiri dari 1,975 laki-laki dan 1,661 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 118.90. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 1.7%, produktif 80.7%, dan lansia 17.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 17.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (62.3%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (93.5%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (93.5%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.