Desa - keratoDalam Angka

Desa Kerato Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Kerato - Kecamatan Unter Iwes - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Kerato

Profil Desa Kerato

Nama Desa/Kel KERATO
Kode Desa 5204222005
Kecamatan Unter Iwes
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5041740, 117.4149590
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,423
Website https://desa-kerato.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
4,423
Laki-laki
2,219
Perempuan
2,204
Sex Ratio
100.68
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 165 | Produktif: 3,492 | Lansia: 766

Pendidikan:
Rendah: 1,370 | Menengah: 1,593 | Tinggi: 1,249

Pekerjaan:
Petani: 463 | Nelayan: 2 | Buruh: 71
Karyawan: 153 | Pedagang: 19 | Wiraswasta: 467
PNS: 188 | Belum Bekerja: 1,085

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,423 jiwa, terdiri dari 2,219 laki-laki dan 2,204 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 100.68. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 3.7%, produktif 79.0%, dan lansia 17.3%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 17.3% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (37.8%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor non-pertanian (65.9%). Struktur ekonomi didominasi sektor non-pertanian (65.9%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.