Desa - jorokDalam Angka

Desa Jorok Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Jorok - Kecamatan Utan - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Jorok

Profil Desa Jorok

Nama Desa/Kel JOROK
Kode Desa 5204060002
Kecamatan Utan
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4081160, 117.0898350
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 6,761
Website https://jorok-utan.desa.id
Ringkasan Kependudukan
Total
6,761
Laki-laki
3,301
Perempuan
3,460
Sex Ratio
95.40
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 198 | Produktif: 5,475 | Lansia: 1,088

Pendidikan:
Rendah: 2,953 | Menengah: 3,024 | Tinggi: 672

Pekerjaan:
Petani: 2,015 | Nelayan: 8 | Buruh: 342
Karyawan: 205 | Pedagang: 82 | Wiraswasta: 58
PNS: 94 | Belum Bekerja: 1,998

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 6,761 jiwa, terdiri dari 3,301 laki-laki dan 3,460 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 95.40. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.9%, produktif 81.0%, dan lansia 16.1%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 16.1% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (45.5%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (72.1%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (72.1%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.