Desa - buin baruDalam Angka

Desa Buin Baru Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Buin Baru - Kecamatan Buer - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Buin Baru

Profil Desa Buin Baru

Nama Desa/Kel BUIN BARU
Kode Desa 5204200001
Kecamatan Buer
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4519240, 117.0534730
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,227
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
2,227
Laki-laki
1,101
Perempuan
1,126
Sex Ratio
97.78
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 91 | Produktif: 1,800 | Lansia: 336

Pendidikan:
Rendah: 913 | Menengah: 1,148 | Tinggi: 153

Pekerjaan:
Petani: 714 | Nelayan: 6 | Buruh: 8
Karyawan: 9 | Pedagang: 20 | Wiraswasta: 54
PNS: 8 | Belum Bekerja: 640

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,227 jiwa, terdiri dari 1,101 laki-laki dan 1,126 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 97.78. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 4.1%, produktif 80.8%, dan lansia 15.1%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 15.1% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (51.9%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (87.9%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (87.9%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.