Desa - berareDalam Angka

Desa Berare Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Berare - Kecamatan Moyo Hilir - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Berare

Profil Desa Berare

Nama Desa/Kel BERARE
Kode Desa 5204092002
Kecamatan Moyo Hilir
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5130280, 117.4965860
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,189
Website https://berare.desasmart.online/
Ringkasan Kependudukan
Total
3,189
Laki-laki
1,541
Perempuan
1,648
Sex Ratio
93.51
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 79 | Produktif: 2,453 | Lansia: 657

Pendidikan:
Rendah: 1,024 | Menengah: 1,582 | Tinggi: 511

Pekerjaan:
Petani: 1,375 | Nelayan: 3 | Buruh: 16
Karyawan: 77 | Pedagang: 14 | Wiraswasta: 67
PNS: 57 | Belum Bekerja: 782

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,189 jiwa, terdiri dari 1,541 laki-laki dan 1,648 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 93.51. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 2.5%, produktif 76.9%, dan lansia 20.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 20.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (50.8%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (85.6%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (85.6%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.