Desa - bantulantehDalam Angka

Desa Bantulanteh Dalam Angka

Selamat Datang di Halaman DESA Bantulanteh - Kecamatan Tarano - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Bantulanteh

Profil Desa Bantulanteh

Nama Desa/Kel BANTULANTEH
Kode Desa 5204250002
Kecamatan Tarano
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,069
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
3,069
Laki-laki
1,461
Perempuan
1,608
Sex Ratio
90.86
Indeks Keterkinian Data
🔴 Data Historis

Struktur Umur:
Anak, Remaja: 55 | Produktif: 2,416 | Lansia: 598

Pendidikan:
Rendah: 942 | Menengah: 1,585 | Tinggi: 506

Pekerjaan:
Petani: 1,406 | Nelayan: 6 | Buruh: 34
Karyawan: 40 | Pedagang: 2 | Wiraswasta: 30
PNS: 28 | Belum Bekerja: 763

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,069 jiwa, terdiri dari 1,461 laki-laki dan 1,608 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 90.86. Komposisi umur terdiri dari balita sebesar 0.0%, anak 0.0%, (data penduduk belum terupdate), remaja 1.8%, produktif 78.7%, dan lansia 19.5%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 19.5% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Status data: DATA HISTORIS CAMPURAN. Sebagian besar indikator berasal dari data lama (terutama pendidikan dan pekerjaan) sehingga bersifat tidak sepenuhnya aktual. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (52.3%). Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (91.3%). Struktur ekonomi didominasi sektor sumber daya alam (91.3%). Catatan temporal: data pendidikan termasuk data historis (±13 tahun), data pekerjaan termasuk data historis (±13 tahun). Secara umum wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan lebih inklusif dan berkelanjutan.